|
Written by Administrator
|
|
Benchmarking merupakan proses berkesinambungan untuk menemukan dan menerapkan “Best Practices” yang memberi arah atau menunjukkan jalan menuju kinerja superior. Definisi ini mengandung makna bahwa benchmarking merupakan proses yang akan menjadikan operasional perusahaan semakin ramping, dan meningkatkan mutu dan produktivitas. Untuk meningkatkan daya saing, perusahaan sering bertanya pada diri sendiri, “Seberapa baik kita?’ Untuk menjawab pertanyaan tersebut, secara logiss akan muncul pertanyaan berikutnya “Dibanding dengan apa?” Untuk menjawab pertanyaan kedua ini harus memahami perusahaan kita, dan membandingkan kegiatan operasional kita dengan organisasi lain yang terbaik di bidangnya, inilah inti Benchmarking.
Sasaran Program
- Mengetahui keunggulan Benchmarking dan langkah-langkah implementasinya untuk
- mencapai “business excellence”
- Memahami bagaimana organisasi kelas dunia menerapkan Benchmarking sebagai strategi
- bisnisnya
- Membuat rencana implementasi bagi terciptanya daya saing melalui Benchmarking
Garis Besar Program
- Konsep dasar Benchmarking
- Mengapa perlu Benchmarking
- 4 Tahapan Benchmarking :
- Perencanaan :
- Persiapan proses Benchmarking
- Identifikasi apa yang perlu di Benchmark
- Identifikasi mitra Benchmarking
- Menetapkan metode pengumpulan data
- Analisa :
- Menentukan Competitive Gap saat ini
- Memproyeksikan tingkat kinerja di masa mendatang
- Integrasi :
- Mengkomunikasikan temuan Benchmarking
- Menetapkan sasaran fungsional
- Pelaksanaan :
- Menyusun rencana tindakan
- Melaksanakan rencana tindakan dan memonitor progress
- Pengujian ulang Benchmark
Metode Pelatihan Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment
Peserta Manajer Puncak dan Manajer Senior
Lama Pelatihan Dua hari (08:00 – 16:30)
|