|
Lean Manufacturing berarti “doing more and more with less and less”, artinya memproduksi semakin banyak dalam waktu yang semakin singkat, dengan ruang produksi yang lebih kecil serta dengan mesin, tenaga kerja dan material yang lebih sedikit. Lean Manufacturing adalah suatu pendekatan sistematis untuk mengidentifikasikan dan mengeliminasi pemborosan, yaitu kegiatan yang tidak memberi nilai tambah melalui aktifitas peningkatan terus-menerus serta mengoptimalkan value stream. Penerapan Lean Manufacturing akan menciptakan proses produksi yang mengalir yang ditarik dan dikendalikan sesuai dengan derap permintaan pelanggan. Penerapan Lean Manufacturing juga ditujukan untuk mengeliminasi inventori yang belum diperlukan (berlebih).
Sasaran Program
- Memahami Lean Concept dan Lean Thinking
- Memahami pentingnya mengeliminasi pemborosan
- Memahami teknik-teknik Lean Manufacturing
- Mengintegrasikan teknik-teknik Lean Manufacturing
- Memahami Value Stream Mapping and Redesign
- Memahami langkah-langkah penerapan Lean Manufacturing
Garis Besar Program
- Prinsip Dasar Lean Manufacturing
- Teknik-teknik Lean Manufacturing: Takt Time, Flow Production, Pull Production, Kanban,
- Work Cell, Produksi dengan Lot kecil, Menekan Set Up Time dan Lead Time, Standar Kerja,
- Autonomation (Jidoka), Poka Yoke, Visual Management.
- Menciptakan stabilitas dalam system produksi
- Sistem Produksi Tarik dengan Kanban
- “Flow Production”
- Menciptakan mutu pada sumbernya dengan Jidoka Line Stop, Poka Yoke, dll
- Value Stream Mapping and Redesign
- 8 Langkah Implementasi Lean Manufacturing
Metode Pelatihan Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment
Peserta Manajer Pabrik, Manajer Produksi, Manajer PPIC, Manajer Persediaan, dan Manajer Pembelian
Lama Pelatihan Dua hari (08:00 – 16:00)
|