|
Written by Administrator
|
|
Keberhasilan mencapai efieiensi, kualitas, dan produktivitas dimulai dengan mengatasi hambatan dan gangguan yang terjadi di tempat kerja. Seberapa efektif kita mengatasinya tergantung seberapa efektif aplikasi ketrampilan kita memecahkan masalah-masalah di tempat kerja, atau lebih populer disebut “Practical Problm Solving”. “Problem Solving” merupakan hal yang tak terpisahkan dalam pekerjaan dan menjadi bagiandari aktivitas manajemen, sehingga seorang pimpinan kerja dituntut untuk memiliki kecakapan dalam melaksanakan “Problem Solving”. Sedikit banyak kita telah mengenal teknik “Problem Solving”, namun seringkali menjumpai kesulitan-kesulitan dalam implementasinya, antara lain disebabkan oleh langkah-langkahnya yang panjang dan kurang praktis. Kemampuan “Practical Problem Solving” tidak cukup sebatas memahami langkah-langkahnya saja. Kita juga harus mampu melakukan penelusuran suatu proses, menentukan siapa yang harus ditanya, apa pertanyaannya dan sebagainya, Ketrampilan ini sangat diperlukan agar kita tidak langsung “jump to conclusion” yang berakibat kita tidak benar-benar menemukan akar permasalahannya.
Sasaran Program Memahsmi pentingnya “Kesadaran akan Masalah” Memahami “Basic Element of Problem” Meningkatkan ketrampilan memperjelas dan mengurai maasalah Meningkatkan ketrampilan teknik investigasi dengan metode 5-why
Garis Besar Program Definisi Problem & Pemicunya Sistematika berpikir Practical Problem Solving Teknik Investigasi dan Aplikasi Pertanyaan 5-why Laporan Practical Problem Solving
Metode Pelatihan Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment
Peserta Manajer, terutama bidang Produksi, Engineering, dan HRD
Lama Pelatihan Dua hari (08:00 – 16:30)
|