|
Meningkatnya tuntutan customer terhadap organisasi untuk menerapkan berbagai sistem manjemen berstandard internasional, mendorong perusahaan menjalankan ’multiple management systems’.di antaranya penerapan Sistem Manjemen Mutu ISO 9001:2000, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, Sistem Manajemen kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) OHSAS 18001:1999, Food Safety Management System ISO 22000-2005, ISO/TS 16949:2002 dan lain-lain.
Penerapan berbagai macam sistem manajemen tersebut membawa konsekuensi semakin meningkatnya sumber daya yang dibutuhkan, di antaranya adalah untuk dokumentasi, audit, tinjauan manajemen dan pengelolaannya, disamping bertambahnya beban kerja karyawan. Untuk menjawab permasalahan di atas, organisasi perlu memformulasikan kembali berbagai sistem manajemennya menjadi sistem manajemen yang terintegrasi. Dengan penerapan sistem manajemen berbasis standard internasional secara terintegrasiini maka : Sasaran Mutu, Lingkungan, K3 dapat terpadu dan selaras Dokumentasi sistem manajemen menjadi lebih ringkas Audit dapat diintegrasikan dan frekuensinya dapat dikurangi Dengan demikian, biaya penerapan sistem manajemen dapat ditekan
Sasaran Program
- Memahami prinsip-prinsip dalam integrasi sistem manajemen
- Memahami langkah-langkah penerapan sistem manajemen berbasis standard internasional secara terintegrasi
- Mampu mengembangkan sistem dokumentasi terintegrasi
Garis Besar Program
- Prinsip-prinsip dalam integrasi sistem manajemen
- Langkah-langkah penerapan sistem manajemen berbasis standard internasional secara terintegrasi
- Mengembangkan dokumentasi sistem manajemen yang terintegrasi
- Strategi penerapan sistem manajemen berbasis standard internasional secara terintegrasi
Metode Pelatihan Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment
Peserta Top Management, Management Representative (MR), dan Internal Auditor
Lama Pelatihan Satu hari (08:00 – 16:30)
|