|
Written by Administrator
|
|
Banyak organisasi yang sudah menerapkan system manajemen mutu ISO 9001:2000 namun belum semua persyaratannya dijalankan secara efektif, sehingga berakibat terjadinya kesenjangan antara sistem manajemen mutu yang di dokumentasikan dengan apa yang dijalankan di lapangan. Pelaksana lapangan beranggapan prosedur yang terdokumentasi tidak sesuai dengan kondisi actual di lapangan, terjadi duplikasi dalam pelaksanaan pekerjaan yang melibatkan antar proses. Hal ini dapat terjadi karena perencanaan dan pengembangan terhadap sistem manajemen mutunya tidak menggunakan pendekatan proses, yakni tidak mempertimbangkan keterkaitan rangkaian proses dari satu bagian ke bagian lain, karena pada umumnya dokumentasi disusun berdasar departemen atau bagian dari organisasi. Untuk menghindari hal tersebut, perlu digunakan pendekatan proses dalam pengembangan, sisitem manajemen mutu, sebagaimana dipersyaratkan di dalam standar ISO 9001:2000 (clausal 4.1) Sebagai langkah awal pendokumentasian system manajemen mutu ISO 9001:2000 adalah dengan mengidentifikasi proses bisnis yang ada di dalam perusahaan dan integrasinya melalui pemetaan proses, yang disebut sebagai Process Mapping.
Sasaran Program
- Memahami konsep pendekatan proses
- Memahami siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) dalam ISO 9001:2000
- Memahami cara memetakan proses-proses bisnis dalam perusahaan
- Memahami dokumentasi berdasarkan proses bisnis
- Memahami cara mengukur dan Improvement Process
Garis Besar Program
- Sekilas tentang persyaratan pendekatan proses dalam ISO 9001:2000
- Siklus PDCA dalam Proses
- Metoda Process Mapping
- Dokumentasi berdasarkan Proses Bisnis
- Pengukuran dan Improvement Process
Metode Pelatihan Games, Role Play, Group Discussion, Case Study, Simulation, Assignment
Peserta Management Representative (MR) dan Tim ISO 9001:2000
Lama Pelatihan Satu hari (08:00 – 16:30)
|